Bentuk awal penembak jitu
pertama kali ditemukan selama perang revolusi Amerika Serikat dan
perang dikomandani Napoleon Bonaparte di Eropa saat angkatan darat
Inggris menciptakan resimen khusus bagi mereka yang ahli menembak. Pada
pertengahan 1800-an peran penembak jitu ini mulai dibutuhkan. Banyak perusahaan mengembangkan senapan jarak jauh demi tugas tentara.
Whitworth adalah merek
senapan jarak jauh pertama yang diadopsi berbagai militer sejagat.
Terutama angkatan darat Prancis, serta saat perang sipil abad 18 di
Amerika. Senapan ini sanggup mencapai sasarandi jarak dua kilometer.Kini penembak jitu
di dunia sudah sangat banyak, namun hanya lima sosok dianggap paling
berbahaya sejagat. Mereka telah menghabisi ribuan nyawa di ujung
senapannya.
Dilansir dari situs therichest.com inilah 5 Penembak Jitu Paling Berbahaya Di Dunia :
1. Simo Hayha, Finlandia

Ini penembak jitu
paling berbahaya sejagat. Simo Hayha mendapat julukan orang Putih
mematikan. Dia penembak jarak jauh paling sering melenyapkan nyawa
manusia sepanjang masa. Dia membunuh sekitar 505 tentara dalam 100 hari
saja.
Hayha kelahiran
Finlandia, ambil bagian dalam konflik Finlandia melawan Uni Sovyet pada
perang dingin 1939-1940. Dalam melakukan tugasnya Hayha mengenakan
seragam warna putih dan menyamar menjadi salju lantaran suhu saat itu
sekitar minus 12 derajat celsius.
Hayha tersohor membunuh
ratusan tentara merah Soviet. Total sudah dibunuhnya mencapai 705 orang
pasukan merah atau setara dengan satu batalion infanteri Tentara
Nasional Indonesia.Hayha meninggal di usia 96 tahun. Sejak Finlandia akhirnya merdeka dan diakui kedaulatannya dia pensiun jadi penembak jitu dan menghabiskan masa tuanya dengan tenang.
2. Vasily Zaytsev, Rusia

Vasily Zaytsev merupakan penembak jitu
berbahaya asal Rusia dan hingga kini dikenang sebagai pahlawan Negeri
Beruang Merah. Dia bergabung dalam pasukan tentara merah saat Rusia
masih menjadi wilayah Uni Sovyet. Dia orang paling berjasa dalam
pertempuran Kota Stalingrad, yakni perang antara Jerman dan sekutunya
melawan Soviet memperebutkan wilayah itu di puncak Perang Dunia ke-II.
Pada November 1942
Zaytsev membunuh 242 tentara musuh. Dia menjadi malaikat maut bagi
tentara Jerman dan sekutunya. Meski demikian, umur Zaytsev sangat
pendek. Dia tewas pada 1943 di tengah kontak senjata dengan tentara
Jerman.
3. Chris Kyle, Amerika Serikat

Ini penembak jitu
paling banyak mencabut nyawa asal kesatuan khusus angkatan laut Amerika
Serikat. Chris Kyle dalam sebuah biografi tercatat menjadi tentara yang
berani, terhormat, dan dedikasi untuk negaranya di atas segala urusan.
Di akhir karir militernya dia telah membunuh 160 orang selama bertugas
di Irak pada 2003.
Hal itu membuat Kyle menjadi penembak jitu paling berbahaya sepanjang sejarah Amerika. Dia mematikan dan dijuluki sebagai iblis dari Ramadi.Sayang
hidupnya berakhir tragis. Dia justru tertembak oleh rekannya sendiri
yang mengalami stres. Kyle tewas di rumahnya di Negara Bagian Texas.
4. Carlos Hathcock, Amerika Serikat

Carlos Hathcock merupakan penembak jitu dari kesatuan angkatan darat Amerika Serikat. Dia berperan besar dalam kemenangan Amerika atas perang Vietnam. Dia spesialis penembak jitu di hutan dan telah membunuh sekitar 93 nyawa.Pemerintah
Vietnam saat itu menghargai kepala Hathcock dengan uang Rp 300 juta.
Banyak sudah film tentang dia dan menjadikan Hathcock penembak jitu paling tersohor sejagat.
5. Rob Furlong, Kanada

Rob Furlong asal Kota
Newfoundland, Kanada, merupakan tentara angkatan darat tingkat kopral
dan ikut berperang di Afghanistan dalam operasi Anakonda paling tersohor
itu. Saat kelompok pemberontak Afghanistan mengancam menyerang pasukan
Kanada dan Amerika Serikat memakai mortar, dia dikirim untuk
menetralisir keadaan itu.
Bukan soal berapa nyawa
yang sudah lenyap di ujung senapan Furlong namun jarak tembak saat itu
yakni sekitar 2,4 kilometer merupakan jarak terjauh masa itu dan Furlong
berhasil membidik sasarannya dengan baik.